
Untuk menentukan ukuran hopper yang diperlukan untuk mesin filler botol otomatis, Anda perlu mempertimbangkan beberapa faktor:
1. Tingkat Produksi
Botol per menit (BPM)
Ini adalah target kecepatan produksi mesin Anda.
Waktu pengisian per botol
Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi satu botol.
Cek Produk :
CHM-4A Mesin Filling Otomatis 4 Nozzle – Made in Indonesia
2. Ukuran dan Bentuk Botol
Volume tiap botol
Kapasitas botol dalam mililiter atau liter.
Bentuk botol
Botol berbentuk silinder memerlukan ruang lebih sedikit dibandingkan botol dengan bentuk rumit.
3. Kepadatan Bahan
Kepadatan bahan pengisi
Ini penting untuk menghitung volume yang dibutuhkan dalam hopper.Semakin tinggi viskositas produk, maka akan memerlukan ukuran hopper yang lebih besar.
4. Margin Keamanan
Kapasitas cadangan
Disarankan untuk memiliki cadangan bahan di hopper untuk menghindari gangguan dalam produksi.
Baca juga :
Mesin Pengisian Botol Otomatis untuk Cairan dan Minyak
Proses Menghitung Kebutuhan Hopper
1. Hitung total konsumsi bahan per menit
* Kalikan BPM dengan volume tiap botol.
* Contoh: 100 BPM * 500 ml/botol = 50.000 ml/menit
2. Hitung volume material yang dibutuhkan untuk waktu pengisian
* Kalikan total konsumsi bahan per menit dengan waktu pengisian per botol (dalam menit).
* Contoh: 50.000 ml/menit * 0,5 menit/botol = 25.000 ml
3. Sesuaikan kepadatannya
* Bagilah volume dari langkah 2 dengan massa jenis bahan.
*Contoh: 25.000 ml / 1 gr/ml (asumsi air) = 25.000 gram
4. Tambahkan margin keamanan
* Kalikan hasil dari langkah 3 dengan faktor keamanan (misalnya 1,2 untuk cadangan 20%).
*Contoh: 25.000 gram *1,2 = 30.000 gram
Penentuan Ukuran Hopper
Hasil akhirnya (30.000 gram dalam contoh kita) mewakili jumlah minimum bahan yang dibutuhkan dalam hopper.
Anda kemudian dapat menggunakan nilai ini untuk menentukan ukuran hopper yang sesuai. Pertimbangkan faktor-faktor seperti:
Bentuk hopper – Hopper berbentuk kerucut lebih efisien dibandingkan hopper berbentuk silinder.
Aliran material – Pastikan desain hopper memungkinkan aliran material lancar dan konsisten.
Aksesibilitas untuk pembersihan dan pemeliharaan – Hopper harus mudah diakses untuk pembersihan dan pemeliharaan.
Baca juga :
Mesin Filling Madu dalam Kemasan Sendok Plastik
Pertimbangan Tambahan
Sistem pengumpanan material – Jenis sistem pengisian (misalnya pengisian screw, pengisian vibrator, pengisian piston, pengisian pompa) akan memengaruhi desain hopper.
Faktor lingkungan – Suhu, kelembapan, dan debu dapat memengaruhi aliran material dan desain hopper.
**Catatan:** Ini adalah penjelasan untuk menghitung kebutuhan hopper yang disederhanakan. Konsultasikan dengan kami dalam penanganan material dan otomatisasi untuk perhitungan yang lebih spesifik dan pertimbangan desain untuk aplikasi khusus produk Anda.
**Disclaimer :** Kami tidak melayani permintaan perhitungan ukuran hopper di luar untuk kebutuhan pemesanan atau pembelian mesin filler kami.Mohon maklum adanya 🙏


